Friday, September 8, 2017

Seorang Dokter menanamkan 6 Mikrochip kedalam kulitnya, ini yang terjadi!


CybeRobin - Dikutip dari The Hacker News, Dilaporkan bahwa seorang dokter Siberia telah menanamkan tidak hanya satu, tapi setidaknya enam microchip di bawah kulitnya dan mengubah tubuhnya menjadi gadget multi fungsi untuk melakukan sejumlah pekerjaan hanya dengan gelombang tangannya.

Alexander Volchek, seorang dokter yang berasal dari Rusia. Dia adalah seorang dokter kandungan atau Ginekolog di sebuah rumah sakit yang berada di Novosibirsk, di Utara Rusia. Dia mendapatkan implan mikrochip pertamanya pada tahun 2014 dan sejak itu dia mengimplan beberapa lagi dan sekarang memiliki total enam mikrochip di bawah kulitnya.

Namun, Volchek tidak mau berhenti di sini dan berharap bisa menanamkan kriptosistem dan microchip glucometer di tubuhnya dalam waktu dekat. Chip ini membantunya melakukan aktivitas sehari-hari hanya dengan menggerakkan pemindai kode bar, seperti membuka pintu di tempat kerja dan rumah, membayar tagihan dengan gelombang tangannya - semuanya bekerja seperti sihir.

  • Dua chip untuk masuk ke kantornya
  • Satu chip transport
  • Dua kartu memori untuk menyimpan hampir satu kilobyte informasi
  • Satu kartu kontrol untuk resor ski Siberia

Jarum suntik dengan sebuah jarum tebal diperlukan untuk menyuntikkan microchip, yang ukuran standarnya 2x12mm, dan ukuran minimum tidak lebih dari 1.5x8mm dengan kapasitas penyimpanan berkisar 800 byte sampai 1 kilobyte informasi.

Salah satu microchip berfungsi sebagai kartu bisnis Volchek, sementara yang lain menyimpan kata sandinya, yang memungkinkannya membuka komputernya tanpa harus mengetik kata sandinya. Yap, hanya dengan melambaikan tangannya.

"Impian saya sebagai seorang anarkis kripto adalah memiliki alat identifikasi untuk mengenkripsi tanda tangan elektronik, dan tentu saja untuk aplikasi medis," kata Volchek kepada agensi video RT Ruptly. "Saya juga menginginkan sebuah glucometer implan yang akan menyelesaikan banyak masalah yang saat ini dihadapi, namun penelitian masih berlangsung."

Namun, microchip tidak ditanamkan secara permanen ke dalam kulit. Mereka dapat dengan mudah dikeluarkan dari kuliat setiap kali pengguna ingin membuangnya.

Sementara teknologi Biometrik mengalami peningkatan popularitas, namun juga menimbulkan kekhawatiran luas tentang keamanan dan privasi orang-orang yang mengadopsinya.
Hacker bisa menyalahgunakan teknologi ini terhadap masyarakat itu sendiri, dan orang tidak boleh lupa bahwa dengan kemajuan teknologi, teknik yang dimanfaatkan oleh hacker dan penjahat cyber juga meningkat.

Artikel Terkait

This Is The Oldest Page

9 comments

Ngeri banget hanya untuk menjadi analis kripto dia sampai memasukkan hal semacam itu

Namanya juga udah manusia gan :>)
Rasa ingin taunya tinggi dan ingin menciptakan hal-hal baru.

wah makasih banyak gan, jadi tau nih ada teknologi secanggih itu


EmoticonEmoticon